
Pemkab Sukamara Dorong Stabilitas Harga Pangan Melalui Gerakan Pangan Murah di Pasar Impres
Sukamara, 30 Agustus 2025 — Pemerintah Kabupaten Sukamara terus berupaya menjaga stabilitas harga bahan pangan di tengah fluktuasi pasar daerah. Langkah ini diwujudkan melalui pelaksanaan Gerakan Pangan Murah yang digelar di Pasar Impres pada Sabtu (30/8), sebagai bagian dari program nasional yang diinisiasi Presiden Republik Indonesia.
Acara tersebut diwakili oleh Penjabat Sekretaris Daerah Kabupaten Sukamara, Sunardi, S.Si., M.Sc., M.Eng., yang hadir dan meninjau langsung kegiatan. Dalam keterangannya, Sunardi menyampaikan bahwa gerakan ini merupakan bentuk perhatian nyata pemerintah pusat untuk menjaga kestabilan harga di daerah, khususnya komoditas beras yang cenderung naik dalam beberapa bulan terakhir.
“Gerakan Pangan Murah ini adalah bentuk perhatian pemerintah pusat terhadap kestabilan harga di daerah. Program ini akan terus berjalan hingga bulan Desember, selama pasokan dari Bulog masih tersedia,” ujarnya.
Kepala Dinas Ketahanan Pangan Sukamara menambahkan bahwa penyediaan komoditas beras dalam gerakan ini sepenuhnya mengandalkan stok Bulog melalui produk beras SPHP (Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan). Menurutnya, kebutuhan beras SPHP di Kabupaten Sukamara telah dihitung secara detail dan disesuaikan dengan data kebutuhan di masing-masing kecamatan.
“Penyalurannya akan dilakukan secara merata ke seluruh kecamatan dengan tujuan menjaga stabilitas harga beras di pasaran,” jelasnya.
Program ini diharapkan dapat memberikan akses harga pangan yang lebih terjangkau bagi masyarakat, sekaligus membantu mengurangi tekanan ekonomi akibat kenaikan harga kebutuhan pokok. Dengan dukungan pemerintah daerah dan Bulog, upaya stabilisasi pangan di Sukamara diharapkan memberi dampak langsung bagi kesejahteraan masyarakat.
Melalui Gerakan Pangan Murah, Pemerintah Kabupaten Sukamara kembali menegaskan komitmennya dalam menghadirkan kebijakan yang berpihak pada masyarakat, khususnya dalam menjaga ketahanan pangan dan stabilitas harga di daerah.
-BarinjamNews

