FBGB dan CFN ajang pelestarian budaya dan menumbuhkan UMKM Sukamara – ANTARA News Kalteng

FBGB dan CFN ajang pelestarian budaya dan menumbuhkan UMKM Sukamara – ANTARA News Kalteng

Jumat, 9 Januari 2026 21:10
Jumat, 9 Januari 2026 21:08
Jumat, 9 Januari 2026 21:06
Jumat, 9 Januari 2026 16:40
Kamis, 8 Januari 2026 21:12
1 jam lalu
1 jam lalu
6 jam lalu
7 jam lalu
8 jam lalu
08 January 2026 9:24 Wib
06 January 2026 9:27 Wib
05 January 2026 9:41 Wib
03 January 2026 13:02 Wib
12 December 2025 6:41 Wib
26 September 2025 14:01 Wib
01 March 2025 17:43 Wib
07 July 2024 16:29 Wib, 2024
08 January 2026 9:21 Wib
06 January 2026 9:10 Wib
05 January 2026 9:35 Wib
02 January 2026 9:44 Wib
12 jam lalu
12 jam lalu
19 jam lalu
19 jam lalu
18 jam lalu
18 jam lalu
18 jam lalu
18 jam lalu
08 January 2026 21:07 Wib
08 January 2026 8:51 Wib
01 January 2026 13:21 Wib
16 December 2025 9:17 Wib
02 January 2026 9:49 Wib
15 December 2025 17:20 Wib
03 December 2025 8:37 Wib
30 November 2025 12:23 Wib
06 January 2026 7:11 Wib
05 January 2026 16:54 Wib
01 January 2026 23:36 Wib
31 December 2025 14:06 Wib
19 jam lalu
08 January 2026 19:58 Wib
08 January 2026 19:56 Wib
08 January 2026 19:53 Wib
19 jam lalu
19 jam lalu
08 January 2026 13:28 Wib
08 January 2026 13:27 Wib
12 jam lalu
19 jam lalu
19 jam lalu
19 jam lalu
07 January 2026 15:31 Wib
06 January 2026 14:27 Wib
05 January 2026 19:49 Wib
02 January 2026 16:38 Wib
13 December 2025 12:14 Wib
28 November 2025 10:49 Wib
21 November 2025 13:08 Wib
18 November 2025 15:24 Wib
17 jam lalu
18 December 2025 5:46 Wib
15 December 2025 19:04 Wib
12 December 2025 16:48 Wib
29 July 2024 21:54 Wib, 2024
13 June 2024 15:35 Wib, 2024
27 May 2024 16:54 Wib, 2024
19 April 2024 16:15 Wib, 2024
id Pemkab Sukamara, kalteng, sukamara, FGBG, CFN, car free night, budaya, umkm, ekonomi sukamara
Bupati Sukamara MasdukiĀ ikut menari saat membuka Festival Budaya Gawi Barinjam dan Launching Car Free Night (CFN), Sabtu (15/11/2025) malam. ANTARA/Donefrid Lalang
Sukamara (ANTARA) – Bupati Sukamara, Kalimantan Tengah, Masduki membuka Festival Budaya Gawi Barinjam (FBGB) sekaligus launching Car Free Night (CFN) 2025 yang diharapkan menjadi ajang pelestarian budaya dan upaya menumbuhkan usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) setempat.
“FBGB bukan sekadar gelaran seni dan olahraga tradisional. Ini adalah cermin perjalanan panjang peradaban kita,” ucapnya saat membuka kegiatan tersebut, Sabtu (15/11) malam.
Menurutnya, dalam kegiatan tersebut terkandung nilai-nilai kearifan lokal, semangat persatuan, dan identitas yang telah menjadi jati diri masyarakat Sukamara secara turun-temurun.
“Di tengah geliat perubahan dunia yang begitu cepat, budaya lokal sering kali terdesak dan tergantikan,” ujarnya.
Oleh sebab itu, pemerintah daerah menilai upaya untuk menggali, melestarikan, dan mengembangkan warisan leluhur ini bukanlah sebuah pilihan, melainkan keharusan sejarah.
“Kita tidak sedang menutup diri dari arus globalisasi. Justru kita berdiri tegak di atas jati diri kita sendiri, agar generasi masa kini dan masa depan tetap memiliki akar, identitas, dan rasa bangga terhadap kebudayaan yang mereka miliki,” jelas Masduki.

Baca juga: Status lahan jadi kendala Program MBG di Sukamara
Dia berharap melalui festival ini, bukan hanya menonton pertunjukan, tetapi sedang merayakan warisan. Dengan menghidupkan kembali, memperkenalkannya lebih luas, dan menyampaikannya sebagai pesan lestari untuk anak-cucu.
“Saya berharap FBGB ini menjadi sumber inspirasi bagi generasi muda untuk terus berkreasi, berinovasi, dan berkontribusi dalam mewujudkan Sukamara yang semakin maju tanpa kehilangan jati diri budayanya,” imbuhnya.
Selain itu, malam ini ada sebuah terobosan baru yakni CFN. Bila car free day atau CFN memberi ruang bagi masyarakat beraktivitas di siang hari, maka CFN akan menjadi nafas baru yang menghidupkan wajah kota di malam hari.
“Kita ingin menjadikan malam Sukamara bukan sekadar waktu untuk beristirahat, tetapi waktu untuk berinteraksi, berkreasi, dan menikmati ruang publik yang aman, tertib, nyaman, dan sarat nilai positif,” harapnya.
Masduki menegaskan, peran sentral UMKM adalah sebagai penggerak sebenarnya ekonomi daerah. Di tangan pelaku UMKM, putaran roda ekonomi masyarakat mendapatkan daya nyata dalam membuka lapangan kerja, meningkatkan pendapatan, dan menciptakan peluang-peluang usaha baru.
“Melalui CFN, pemerintah berupaya membuka ruang yang lebih luas, ruang pemasaran yang strategis, ruang pertemuan antara produk lokal dan konsumen, ruang untuk mengembangkan inovasi dan jaringan bisnis. Kita ingin UMKM Sukamara tidak hanya bertahan, tetapi tumbuh dan melonjak maju,” demikian Masduki.
Baca juga: Pasar Saik Sukamara siap hidup lagi! Kejari kawal pembangunan hingga tuntas

Baca juga: PLN Kalselteng luncurkan program INLEVIN dukung peternakan modern di Sukamara

Baca juga: Bupati Sukamara ajak generasi muda jaga kelestarian lingkungan







source

CATEGORIES
Share This

COMMENTS

Wordpress (0)
Disqus ( )