
Bupati Sukamara Fokus Benahi RSUD Nawawi Mahmuda: “Saya Akan Ngantor di Rumah Sakit Selama Satu Minggu”
Sukamara, 3 November 2025 — Bupati Sukamara, H. Masduki, ST., mengambil langkah tegas dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan di Kabupaten Sukamara. Dalam apel pagi bersama jajaran tenaga kesehatan di RSUD Nawawi Mahmuda, Bupati menyampaikan komitmen nyata untuk melakukan pembenahan menyeluruh terhadap sistem pelayanan rumah sakit.
Bupati Masduki mengungkapkan bahwa sudah tiga hingga empat kali dirinya memberikan arahan kepada jajaran kesehatan untuk meningkatkan mutu pelayanan masyarakat. Namun demikian, hingga kini laporan terkait kurangnya perhatian dan respons cepat tenaga kesehatan masih terus diterimanya, baik secara langsung maupun melalui kanal pengaduan masyarakat Lapor Masbup.
“Mulai hari ini, saya akan ngantor di rumah sakit ini selama satu minggu ke depan. Saya ingin memastikan pelayanan berjalan baik. Jika masih ada yang semrawut, akan kita rombak total,” tegasnya.
Langkah tegas ini diambil karena pelayanan kesehatan merupakan urusan vital yang menyangkut keselamatan dan nyawa masyarakat. Bupati menegaskan tidak boleh ada warga yang datang ke rumah sakit lalu merasa tidak mendapat perhatian, apalagi pelayanan yang lamban dan tidak responsif.
Bupati Masduki menyampaikan visi besarnya agar RSUD Nawawi Mahmuda menjadi rumah sakit kebanggaan daerah yang profesional dan ramah masyarakat.
“Saya ingin RSUD Nawawi Mahmuda menjadi rumah sakit kebanggaan Sukamara. Saya akan memperhatikan kesejahteraan tenaga kesehatan, tapi bantu saya untuk mengubah pelayanan menjadi lebih baik,” ujarnya.
Beliau juga menambahkan bahwa Sukamara kini tengah bergerak menuju era kemajuan besar.
“Sukamara bukan Sukamara yang dulu. Kita menuju daerah yang maju, industri masuk, dan konektivitas antarprovinsi segera terwujud. Dengan perkembangan ini, pelayanan kesehatan tidak boleh stagnan.”
Bupati menegaskan bahwa pihaknya ingin rumah sakit daerah menjadi fasilitas kesehatan yang dapat diandalkan, bukan sekadar tempat transit atau rumah sakit “lewatan”.
Di akhir arahannya, Bupati mengajak seluruh tenaga kesehatan untuk meningkatkan disiplin, etika pelayanan, kecepatan penanganan, serta empati terhadap pasien. Ia menegaskan komitmennya bahwa pemerintah daerah akan hadir, namun perubahan harus dimulai bersama.
Pemerintah Kabupaten Sukamara berharap masyarakat juga turut mendukung langkah reformasi pelayanan kesehatan ini dengan memberikan masukan, menjaga ketertiban pelayanan, serta mendukung tenaga kesehatan yang bekerja optimal.
Tim Redaksi BarinjamNews_

